Beranda » Artikel » Pentingnya Pencegahan Narkoba pada Anak

Kamis, 19 Februari 2015 - 20:29:38 WIB

Pentingnya Pencegahan Narkoba pada Anak

Pencegahan memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan anak-anak secara khusus dan aman, sejak mereka lahir hingga mereka dewasa.

Tujuan khusus pencegahan narkoba adalah :

  • Untuk menghindari atau menunda permulaan, inisiasi penyalahgunaan narkoba
  • Jika anak telah mulai mencoba-coba atau menggunakan, pencegahan dimaksudkan untuk menghindari munculnya penyakit / masalah yang akan mengakibatkan anak menjadi ketergantungan atau adiksi.

 

Tujuan umum: Memastikan perkembangan anak-anak berlangsung sehat dan aman agar mereka dapat mewujudkan bakat serta potensi mereka, dan bermanfaat bagu keluarga, masyarakat, maupun Negara.

 

Kenapa menggunakan Pencegahan sesuai standar UNODC*?

(UNODC: United Nation Office of Drug and Crime di bawah Persatuan Bangsa-Bangsa)

Karena cara lama dengan mencetak booklet, poster, spanduk sebagai bentuk peringatan tidak mempengaruhi perilaku untuk menyalahgunakan narkoba dan kurang memberikan dampak positif. Standar pencegahan UNODC merangkum berbagai bukti ilmiah yang ada saat ini untuk memberikan gambaran tentang intervensi dan kebijakan yang dapat menghasilkan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang positif beserta ciri-cirinya, di saat yang sama juga untuk mengidentifikasi unsur dan ciri utama dalam suatu sistem pencegahan penyalahgunaan narkoba nasional yg efektif.

Perilaku penyalahgunaan narkoba berdasarkan penelitian 20 tahun terakhir ini, penyebabnya tidak mengarah pada kurangnya pengetahuan tentang narkoba beserta akibatnya, tetapi pembuktian lebih mengarah kepada berbagai faktor resiko paling kuat, yaitu:

  • Proses-proses biologi
  • Ciri-ciri pembawaan sejak anak lahir
  • Penyakit mental
  • Keterlantaran dan perlakuan kasar / kejam dari pihak keluarga
  • Hubungan yang buruk dengan sekolah dan komunitas
  • Norma-norma sosial yang tidak baik
  • Lingkungan yang kurang atau tidak kondusif dalam proses tumbuh-kembang anak dalam  kounitas yang terpinggirkan dan kekurangan (miskin).

Faktor resiko di atas ada di luar kendali individu (misal: tidak ada orangtua yang memilih untuk menelantarkan anak)

Sesuai dengan riset UNODC, faktor yang membuat rentan atau membuat orang bertahan dari inisiasi penyalahgunaan narkoba akan berbeda untuk masing-masing, sesuai dengan usia. Misal pada usia anak, yang berpengaruh adalah pola asuh orang tua dan ketertarikan anak pada sekolah. Pada usia yang lebih tua, sekolah, tempat kerja atau tempat hiburan akan menjadi faktor yang mempengaruhi kerentanan. Apalagi untuk pemuda dari latar belakang komunitas miskin dan akses pendidikan yang terbatas, resikonya akan lebih rentan.

Pencegahan disini adalah pencegahan awal, yaitu pencegahan untuk menyalahgunakan narkoba atau upaya pencegahan sebagai upaya peralihan kepada masalah penyalahgunaan narkoba, yang apabila tidak ditangani akan menjadi adiksi. Jadi bukan membahas masalah pengobatan atau penanganan setelah penyalahgunaan.

Sering dikatakan rokok adalah gerbang masuk narkoba, hal ini pada dasarnya sesuai dengan penelitian bahwa otak anak dan remaja yang masih dalam pengembangan, semakin dini mereka menggunakan zat psikoaktif, semakin besar kemungkinan mereka akan menghadapi masalah penyalahgunaan narkoba di masa depan. (dk)


Belum Ada Komentar


Isi Komentar










pencarian

member

agenda

sosial media


link