Struktur Organisasi

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

SURAT KETERANGAN PEMERIKSAAN NARKOTIKA

 

Surat yang dikeluarkan dari Klinik Pratama BNN bukan berjudul Surat Keterangan Bebas Narkoba tetapi Surat Keterangan Pemeriksaan Narkotika.

Surat Keterangan Pemeriksaan Narkotika : Surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika yang menjelaskan ada/tidak adanya indikasi penyalahgunaan Narkotika pada saat diperiksa.

PENDAFTARAN              SENIN – JUMAT 8.00 – 12.00 
PELAYANAN                 SENIN – JUMAT 8.00 – 13.00 (sesuai izin klinik)
BIAYA                          

GRATIS dengan catatan rapidtest tidak disediakan oleh BNNP (sesuai Surat Edaran Nomor : SE/50/VIII/KA/RH.00.00/2016/BNN tentang Petunjuk Penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika)

Rapidtest : alat untuk memeriksa narkotika minimal 5 parameter atau sesuai dengan  yang diminta.

Klinik tidak menyediakan rapidtest. Rapidtest yang ada di klinik hanya diperuntukkan untuk pasien yang menjalani proses rehabilitasi napza.

Jika ada masyarakat yang meminta surat keterangan pemeriksaan narkotika maka terlebih dahulu harus membawa rapidtest boleh beli di apotek, toko alat kesehatan, atau yang lainnya masih dalam keadaan tersegel dibawa ke klinik.

 

PROSEDUR :

  1. Mengisi formulir Registrasi di klinik
  2. Pemeriksaan urin
    • Pasien telah membawa rapidtest dalam keadaan tersegel dibawa ke klinik. Pemeriksaan urin dilakukan di klinik dengan diperiksa oleh petugas pemeriksa urin.
  3. Pemeriksaan fisik dan wawancara
  4. Proses pemeriksaan.

 

PENGAMBILAN : 

Pengambilan surat satu atau dua hari setelah pemeriksaan (Surat ditanda tangani oleh Kepala BNNP DIY) dapat dilakukan pada:

  • Hari Senin – Jumat     : 08.00 – 12.00

 

LEGALISIR :

Klinik Pratama BNN TIDAK DIPERKENANKAN mengeluarkan legalisir  tetapi mengeluarkan Surat Keterangan Pemeriksaan Narkotika ASLI dengan tanda  tangan dan cap kepala BNN Provinsi DIY

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Undang – Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, merupakan implementasi dari Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28-F dimana pada pasal tersebut menyebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang berbeda, untuk memberikan jaminan terhadap orang dalam memperoleh informasi.

Keberadaan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 sangat penting sebagai landasan hukum yang berkaitan dengan (1) hak setiap orang untuk memperoleh informasi publik; (2) kewajiban badan publik dalam menyediakan dan melayani permohonan informasi publik secara cepat, tepat waktu, biaya ringan/proporsional, dan cara sederhana.

Pedoman Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi ini bertujuan untuk (1) memberikan standar bagi badan publik dalam melaksanakan pelayanan informasi publik; (2) meningkatkan pelayanan informasi publik di lingkungan badan publik untuk menghasilkan layanan informasi publik yang berkualitas; (3) menjamin pemenuhan hak warga negara untuk memperoleh akses informasi publik; dan (4) menjamin terwujudnya tujuan penyelenggaraan keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam UU No. 14 Tahun 2008.

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia sebagai salah satu lembaga pemerintah yang akan melaksanakan ketentuan undang-undang tersebut, telah siap dalam memberikan pelayanan informasi publik melalui System Komunikasi Informasi dan Teknologi (IT) serta sarana pendukung lainnya. Sehingga proses pengelolaan maupun pelayanan informasi dapat dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008.

Dengan membuka akses publik terhadap informasi diharapkan badan publik termasuk Badan Narkotika Nasional termotivasi untuk bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan rakyat yang sebaik-baiknya. Dengan demikian, hal itu dapat mempercepat perwujudan pemerintahan yang terbuka yang merupakan upaya strategis mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), dan terciptanya kepemerintahan yang baik (good governance).

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

APA ITU REHABILITASI?

Rehabilitasi adalah proses pemulihan pada ketergantungan penyalahgunaan narkoba (pecandu) secara komprehensif meliputi aspek biopsikososial dan spiritual sehingga memerlukan waktu lama, kemauan keras, kesabaran, konsistensi, dan pembelajaran terus-menerus.
Dengan adanya Klinik Pratama SEGER Waras diharapkan dapat mempermudah pengguna narkoba untuk mendapatkan akses pelayanan rehabilitasi untuk menjadi pulih dan tidak kambuh kembali.

SIAPA YANG DIREHABILITASI?

Pengguna narkoba baik pengguna narkoba dengan tingkat ketergantungan rendah (rekreasional dan situasional) maupun pengguna dengan taraf ketergantungan tinggi. Rawat jalan diberikan kepada klien dengan taraf ketergantungan rendah, sedangkan untuk penyalahguna ketergantungan tinggi akan dirujuk pada lembaga rehabilitasi yang bekerja sama memberikan layanan rehabilitasi rawat inap dengan persetujuan dari klien/wali dan pertimbangan kondisi klien.

APAKAH PECANDU AKAN DIHUKUM?

Pengguna narkoba yang menjalani rehabilitasi tidak dituntut pidana seperti tercantum pada UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika:
Pasal 128 ayat (2)
“Pecandu Narkotika yang telah cukup umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat (2) yang sedang menjalani rehabilitasi medis 2 (dua) kali masa perawatan dokter di rumah sakit dan/atau lembaga rehabilitasi medis yang ditunjuk oleh pemerintah tidak dituntut pidana.”

JENIS LAYANAN

Rehabilitasi rawat jalan memberikan terapi baik individual, kelompok, maupun keluarga yaitu:
• Konseling individu
• Konseling adiksi
• Psikoterapi
• Evaluasi psikologi
• Psikoedukasi
• Terapi kelompok (group therapy)
• Konseling keluarga
• Terapi simptomatik

ALUR LAYANAN

  • PENDAFTARAN
    Klien mengisi formulir pendaftaran dan memberikan fotokopi KTP/kartu identitas lainnya dengan didampingi keluarga
  • PEMERIKSAAN FISIK
    Untuk mengetahui kondisi umum klien apakah yang bersangkutan dalam keadaan sehat, gawat darurat, kondisi intoksikasi berat atau dalam kondisi putus zat.
  • PEMERIKSAAN URIN ZAT
    Untuk mendeteksi zat spesifik yang digunakan dengan menggunakan testkit narkoba 5 parameter
  • ASESMEN
    Proses mendapatkan informasi menyeluruh pada individu tentang penyalahgunaan zat/narkoba untuk menentukan rencana terapi yang sesuai dengan kondisi pecandu/penyalahguna.
  • RENCANA TERAPI
    Rencana terapi diberikan berdasarkan hasil asesmen dan kebutuhan pecandu/penyalahguna narkoba meliputi :
    a. Dirujuk
    Pecandu/penyalahguna narkoba akan dirujuk apabila tidak dapat dilakukan rehabilitasi medis rawat jalan, hal ini dikarenakan:
    - Merupakan pecandu berat, maka dirujuk rawat inap
    - Merupakan pecandu opioid dengan gejala putus zat yang berat, maka dirujuk rawat inap/rawat jalan klinik metadon/ rumatan di Puskesmas
    - Disertai gejala penyakit jiwa (dual diagnosis), akan dirujuk ke RSJ/dokter spesialis kejiwaan
    b. Rawat jalan
    Pelayanan yang diberikan berupa konseling individu, konseling adiksi, evaluasi psikologi, terapi medis, terapi kelompok, konseling keluarga, couple therapy
  • TERMINASI
    Pecandu/penyalahguna narkoba yang dinyatakan selesai program rehabilitasi maka melanjutkan ke program pasca rehabilitasi.
  • PASCAREHABILITASI
    Bertujuan untuk membantu mantan pengguna narkoba agar mampu hidup normal, berfungsi sosial, dan diterima masyarakat (hidup mandiri serta tidak mengulangi perbuatannya menyalahgunakan narkoba).


 

apa yang di butuhkan untuk mendapatkan pemateri dari BNN?

07 November 2017

Pengirim: thoriq,  Uraian pertanyaan:slamat pagi tanpa mengurangi rasa hormat, mohon bimbingannya. nama thoriq asal dari UNY. dalam menyambut Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh tanggal 26 Juni 2013 akan datang. kami mau mengadakan seminar. tujuan sosialisasi P4GN terhadap Mahasiswa". 1....

P4GN dapat dibagikan softcopynya?

07 November 2017

Pengirim: Drs. Gathot Wardoyo, Uraian pertanyaan:Kami Kader P4GN di SMP Negeri 3 Berbah, menerima panduan Pemberdayaan Sekolah dalam mewujudkan sekolah bebas dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba tahun 2013, Sekiranya berkenan mohon dikirim soft copy panduan tsb melalui email saya. Tr...

Frequently asked questions (FAQ)

07 November 2017

Apa Kepanjangan dari BNNP DIYJawab : Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta  Apa yang dimaksud dengan NarkobaJawab : Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Berbahaya Lainnya. Apa itu Rehabilitasi ?Rehabilitasi adalah proses pemulihan pada ketergantungan penyalahgunaan narkoba (pecandu) secara komprehensif meliputi aspek biopsikososial dan spiritual sehingga memerlukan waktu lama, kemauan keras, kesabaran, konsistensi, dan pembelajaran terus-menerus.Dengan adanya Klinik Pratama SEGER Waras diharapkan dapat mempermudah pengguna narkoba untuk mendapatkan akses pelayanan rehabilitasi untuk menjadi pulih dan tidak kambuh kembali. Layanan apa saya yang ada di klinik seger waras?Jawab:• Konseling individu• Konseling adiksi• Psikoterapi• Evaluasi psikologi• Psikoedukasi• Terapi kelompok (group therapy)• Konseling keluarga• Terapi simptomat...

KONTAK KAMI

Jln. Brigjen Katamso Komplek Perkantoran (Selatan Purawisata) Yogyakarta

Telp: 0274) 385 378

bnnp_diy@bnn.go.id

www.yogyakarta.bnn.go.id

STATISTIK PENGUNJUNG

86845
Pengunjung Hari ini :Pengunjung Hari ini :31
Pengunjung Kemarin :Pengunjung Kemarin :382
Pengunjung Minggu ini:Pengunjung Minggu ini:2402
Pengunjung Bulan ini:Pengunjung Bulan ini:3096
TotalTotal86845
Copyright ©2018 BNNP DIY. Modified by Hammus Creative Land

Search