
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Direktorat Pascarehabilitasi BNN RI menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Digital Marketing bagi klien pascarehabilitasi narkoba se-DIY. Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, dengan total peserta sebanyak 40 orang yang berasal dari klien rehabilitasi BNNP, BNNK wilayah DIY, serta Lembaga Rehabilitasi Mitra BNNP DIY.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BNN dalam mendukung proses pemulihan berkelanjutan bagi para klien pascarehabilitasi agar dapat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.
“Pemulihan tidak berhenti pada tahap rehabilitasi medis dan sosial, tetapi juga perlu dilengkapi dengan pemberdayaan. Melalui pelatihan digital marketing ini, kami berharap para peserta dapat memiliki kemampuan untuk memasarkan produk dan jasa secara mandiri melalui platform digital,” ujar Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Psikologi UST, Dra. Titik Muti’ah, M.A., Ph.D., yang menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi BNN dengan dunia pendidikan dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi penyintas penyalahgunaan narkoba. Selain itu, hadir pula Ketua Tim Rehabilitasi BNNP DIY, drg. Febriana Kusuma Dian Mayasari, M.A.R.S., yang menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam rangka memperkuat jejaring pascarehabilitasi di wilayah Yogyakarta.
Pelatihan ini menghadirkan Om Sang, seorang praktisi digital marketing yang telah berpengalaman dalam dunia pemasaran digital. Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi praktis seperti:
- Strategi pembuatan konten digital dan affiliate marketing
- Pemanfaatan media sosial untuk promosi produk
- Peningkatan keterampilan pemasaran online
- Peluang usaha berbasis teknologi digital
Selain mendapatkan materi, para peserta juga berkesempatan untuk praktik langsung membuat konten digital dengan memanfaatkan smartphone masing-masing. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber.
Peserta yang mengikuti pelatihan ini akan memperoleh sertifikat pelatihan, jaringan antar pelaku usaha, serta dukungan perlengkapan dan konsumsi dari panitia. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para klien pascarehabilitasi dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan menciptakan peluang usaha mandiri di era digital.






