Skip to main content
Berita KegiatanSiaran PersArtikel

BNNP DIY Gandeng Kemensos Dukung Kemandirian Klien

Dibaca: 2 Oleh 05 Agu 2026Agustus 7th, 2026Tidak ada komentar
BNNP DIY Gandeng Kemensos Dukung Kemandirian Klien
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta terus melakukan upaya dalam peningkatan keberhasilan program rehabilitasi melalui pemberdayaan ekonomi bagi klien pascarehabilitasi. Dalam kegiatan penyaluran ekonomi tersebut, BNNP DIY menggandeng Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Antasena Magelang Kemensos RI. Kolaborasi tersebut berwujud penyerahan bantuan Penyaluran Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk mendukung kemandirian dan pengembangan usaha bagi para klien. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, di Kantor BNNP DIY.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu para klien membangun kembali kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera setelah menyelesaikan program rehabilitasi. Dalam kesempatan tersebut, para klien juga menerima bantuan Atensi Pemenuhan Kehidupan Layak berupa paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar selama proses pemulihan. Selain itu, bantuan kewirausahaan diberikan sebagai modal awal bagi para penerima untuk memulai maupun mengembangkan usaha sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki.

Klien rehabilitasi menerima bantuan usaha yang disesuaikan dengan jenis usaha yang akan dijalankan. Bantuan tersebut meliputi dua paket usaha pecel lele, usaha penjualan es batu, usaha penjualan es teh jumbo, peternakan kambing, peternakan angsa, peternakan ayam, usaha kelontong, serta usaha baja ringan.

Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Faried Zulkarnain, SIK,  menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Sentra Antasena Magelang Kemensos RI, atas dukungan yang diberikan kepada para klien rehabilitasi. Menurutnya, proses pemulihan tidak berhenti ketika seseorang selesai menjalani rehabilitasi, tetapi membutuhkan dukungan berkelanjutan agar mampu kembali menjalankan fungsi sosial dan meningkatkan taraf hidupnya.

Melalui program ini, BNNP DIY berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat proses pemulihan para klien. Selain menjadi modal ekonomi, bantuan tersebut juga menjadi bentuk kepercayaan dan harapan agar para penerima mampu bangkit, mandiri, serta kembali berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap bantuan kewirausahaan ini dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan, mampu meningkatkan pendapatan, serta menciptakan kehidupan yang lebih mandiri. Jadikan kegiatan usaha sebagai aktivitas positif yang dapat memperkuat proses pemulihan, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengurangi risiko terjadinya kekambuhan,” ujar Kepala BNNP DIY.

BNNP DIY juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kepada para klien rehabilitasi dan memperkuat sinergi dengan Kementerian Sosial dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung keberhasilan rehabilitasi sekaligus mengurangi stigma terhadap penyalahgunaan narkotika yang sedang menjalani proses pemulihan.

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel