
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperkuat komitmen pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pendidikan tinggi. Pada tahun ajaran baru 2025/2026, BNNP DIY bersama sejumlah perguruan tinggi melaksanakan Deklarasi Anti Narkoba oleh Mahasiswa Baru serta Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk nyata sinergi dalam menciptakan kampus yang Bersih Narkoba (Bersinar).
Empat kampus besar yang turut berkomitmen dalam kerja sama strategis ini adalah UPN “Veteran” Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Amikom Yogyakarta, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut program nasional di bidang ketahanan hukum dan politik, yang menempatkan pemberantasan narkotika sebagai salah satu prioritas utama dalam Asta Cita.
Ruang lingkup kerja sama mencakup kegiatan sosialisasi, edukasi, serta penguatan peran mahasiswa dalam kampanye anti narkoba. Program akan diintegrasikan melalui aktivitas Pengabdian kepada Masyarakat, Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL), dengan misi menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkotika ke masyarakat luas.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa baru keempat kampus tersebut secara serentak membacakan Deklarasi Anti Narkoba. Isi deklarasi menegaskan komitmen civitas academica untuk menolak penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apapun, menjaga lingkungan kampus dari peredaran gelap narkoba, dan mendukung penuh kebijakan BNN dalam mewujudkan lingkungan Bersinar.
Kepala BNNP DIY menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, merupakan garda terdepan dalam membangun bangsa bebas dari narkoba. “Sinergi dengan kampus merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional dari ancaman narkotika. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga agen penyebar informasi positif tentang bahaya narkoba di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada tahun ajaran ini, BNNP DIY tercatat mendatangi 31 kampus dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Melalui program ini, lebih dari 20.205 mahasiswa baru menjadi sasaran utama sosialisasi pencegahan narkoba. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, BNNP DIY berharap tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjadi benteng kuat dalam upaya mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba.
(Artikel ini juga ditayangkan di Kumparan.com)






